Untuk Ra

Pastikan kamu siap membaca ini sampai selesai.

Awal dari Segalanya

Aku menulis ini bukan karena aku membencimu, tapi karena aku terlalu mencintaimu dengan hati yang utuh.

Pengorbanan

Aku memberikan segalanya — waktu, perasaan, dan harapanku hanya untukmu. Aku percaya kamu adalah rumahku.

Namun...

Kamu memilih untuk tidak mengakui aku sebagai lelakimu. Padahal hatiku sudah sepenuhnya milikmu.

Rasa Sakit

Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada mencintai seseorang yang bahkan ragu untuk menyebut namaku bersamanya.

Mungkin kamu berpikir aku tidak tahu apa-apa...

Bukti Awal

Tapi aku melihat semuanya. Dan ini adalah awal dari kenyataan yang harus kita hadapi.

Kekecewaan

Aku berusaha memaklumi, berusaha sabar, berharap suatu hari kamu akan berubah. Tapi harapan itu perlahan mati.

Cukup Sudah

Aku tidak ingin lagi menjadi pilihan kedua atau rahasia yang disembunyikan. Aku pantas mendapatkan lebih dari ini.

Melepaskan

Hari ini, dengan berat hati namun penuh kesadaran, aku memutuskan untuk melepaskan semua yang pernah kuharapkan darimu.

Sebelum Aku Pergi

Ada hal-hal yang perlu kamu lihat. Bukan untuk mempermalukanmu, tapi agar kamu mengerti mengapa aku sampai di titik ini.

Barang Bukti

Bukti 1

Semua tersimpan rapi. Tidak ada yang bisa diingkari lagi.

Bukti #2

Bukti 2

Ini semakin mengonfirmasi bahwa aku tidak pernah dianggap.

Bukti #3

Bukti 3

Aku menjaga aibmu selama ini. Kini biarkan bukti ini berbicara.

Bukti #4

Bukti 4

Semua sudah jelas. Tidak ada lagi ruang untuk penyangkalan.

Bukti Terakhir

Bukti 5

Ini adalah pengingat terakhir dari semua yang pernah terjadi.

Pesan Terakhir Untukmu

Ra, sejahat-jahatnya manusia masih bisa dimaafkan. Aku masih memaafkan kamu atas kesalahan yang pernah dibuat, termasuk berbohong kepadaku. Aku jaga aib kamu, tapi kumohon jaga aibku.

Kita selesai sampai disini. Jika Tuhan mengizinkan, aku tak akan mengejar kamu lagi. Biarlah kamu dengan pilihanmu sendiri. Jangan cari aku lagi. 👋